CaesaR

06 September, 2011

yang kurasa

saat tangaku mengacung
tak lagi ada yang gerak,

saat kakiku kokoh
tak juga ada yang gerak,

dan saat indera mata mulai gelap,
bongkahan pun bertabur,

yang kurasa,

18 Mei, 2011

ketakutan ku

tak beda dengan laki-laki itu
sedih merugi tapi tak merasa
tetap jalan seperti tak terjadi apa-apa
semua sama tak ada yang kira
aku tak punya fikir untuk dapat itu

semoga benar tak ada
dan tak pernah ada harap ku
... hanya sekedar berharap ...
kata hati ku

10 Desember, 2010

Percepatan Pemberantasan Korupsi


Pemahaman Korupsi Secara Umum

Asal kata korupsi corruptio/corruptus (bhs Latin). Kata tersebut turun ke banyak bahasa Eropa, salah satunya ke bahasa Belanda corruptie. Dari bhs Belanda turun ke bahasa Indonesia korupsi. Menurut Kamus Hukum, 2002. Korupsi adalah penyelewengan/penggelapan uang negara./perusahaan tempat seseorang bekerja untuk keuntungan pribadi/orang lain. Pemahaman korupsi mulai berkembang di barat (awal abad ke-19, yaitu setelah revolusi Perancis, Inggris dan Amerika) ketika prinsip pemisahan antara keuangan umum/negara & keuangan pribadi mulai diterapkan.

KESUSASTRAAN


Kata “kesusastraan” berasal dari kata “susastra” yang memperoleh konfiks “ke-an” yang dalam konfiks ini mengandung makna tentang atau hal. Sedang kata “susatra” terdiri dari “sastra” yang berarti tulisan yang mendapat awalan kehormatan “su” yang berarti baik atau indah. Dengan demikian, secara etimologi kata “kesusastraan” berarti pembicaraan tentang berbagai tulisan yang indah bentuknya dan mulia isinya.

TEATER


Pokok pengertian dan perkembangan teater

Kata “teater” berasal dari kata Yunani Kuno “theatron” yang artinya “tempat pertunjukan”. Teater yang dimaksud disini tidak hanya terhenti pada arti asal kata itu saja, akan tetapi memiliki pengertian yang lebih luas dan dalam. Secara tersirat pengertian teater yaitu Teater adalah suatu kegiatan manusia yang secara sadar menggunakan tubuhnya sebagai alat atau media utama untuk menyatakan rasa dan karsanya, mewujud dalam suatu karya [seni]. Didalam menyatakan rasa dan karsanya itu, alat atau media utama tadi ditunjang oleh unsur gerak, unsur suara atau bunyi dan unsur rupa.